PATI – Semangat kebangsaan dan pemahaman ideologi negara kembali ditunjukkan oleh generasi muda dari MA Sunan Prawoto. Kali ini, delegasi terbaik madrasah tersebut berpartisipasi dalam ajang bergengsi Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI tingkat daerah tahun 2026.
Kegiatan yang rutin diselenggarakan oleh MPR RI ini bertujuan untuk memasyarakatkan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Kompetisi ini bukan sekadar adu ketajaman ingatan, melainkan juga ujian atas pemahaman mendalam siswa mengenai sistem ketatanegaraan Indonesia.
Persiapan matang di tengah kesibukan akademik untuk menghadapi lawan-lawan tangguh dari berbagai sekolah menengah atas dan madrasah aliyah lainnya, tim LCC MA Sunan Prawoto telah menempuh persiapan intensif selama beberapa bulan terakhir. Di bawah bimbingan guru pendamping, para siswa mendalami materi konstitusi, sejarah perjuangan bangsa, hingga ketetapan-ketetapan MPR terbaru.
“Partisipasi ini merupakan komitmen madrasah dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter nasionalisme yang kuat,” ujar salah satu perwakilan guru pembimbing.
Kompetisi babak penyisihan yang berlangsung cukup sengit, delegasi MA Sunan Prawoto tampil percaya diri saat mulai mengerjakan soal-soal melalui platform RuangGuru,. Fokus utama tim adalah menunjukkan bagaimana nilai-nilai 4 Pilar dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah, seperti toleransi beragama dan semangat gotong royong.
Dukungan penuh juga datang dari seluruh warga madrasah. Meski kompetisi berlangsung dengan test online, para siswa tetap menjunjung tinggi sportivitas dan etika berkomunikasi, sesuai dengan marwah madrasah.
Dampak Positif bagi Siswa selain mengejar prestasi, partisipasi dalam LCC 4 Pilar ini memberikan dampak positif yang signifikan bagi para siswa, di antaranya Menanamkan nilai-nilai luhur bangsa sejak dini, Melatih siswa untuk membaca dan memahami teks konstitusi yang kompleks, Mengasah keberanian berbicara di depan publik melalui sesi argumen dan presentasi.
Melalui ajang ini, MA Sunan Prawoto kembali membuktikan bahwa madrasah mampu bersaing di kancah nasional dalam bidang wawasan kebangsaan. Semangat ini diharapkan dapat menular kepada seluruh siswa lainnya untuk terus mencintai dan menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.