PATI – 17 Mei 2025, Sebanyak 5 kelas XI MA Sunan Prawoto melaksanakan kegiatan outing class yang memadukan unsur religi, sejarah, dan pengenalan budaya nusantara. Perjalanan lintas provinsi ini membawa para siswa-siswi mengunjungi ikon-ikon penting di Jawa Timur hingga keindahan Pulau Dewata, Bali.
Mengawali perjalanan, destinasi pertama adalah ziarah tokoh bangsa di Jombang yakni Makam KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang terletak di kompleks Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang. Suasana khidmat menyelimuti saat para siswa dan guru pendamping melakukan tahlil dan doa bersama. Kegiatan ini bertujuan untuk meneladani nilai-nilai toleransi dan kemanusiaan yang diajarkan oleh Presiden ke-4 Republik Indonesia tersebut.
Agenda selanjutnya menapaki tradisi di Desa Penglipuran, Setelah menyeberangi Selat Bali, rombongan menuju Desa Adat Penglipuran. Desa ini dikenal sebagai salah satu desa terbersih di dunia. Para siswa diajak berinteraksi langsung dengan struktur tata ruang desa yang masih mempertahankan konsep Tri Hita Karana. Arsitektur bangunan yang seragam dan lingkungan yang asri menjadi bahan pembelajaran nyata mengenai pelestarian kearifan lokal.
Perjalanan berlanjut ke kawasan eksklusif serta Pantai Pandawa. Di balik tebing kapur yang megah, siswa menikmati keindahan pantai berpasir putih sambil mengamati aktivitas ekonomi pariwisata di Bali. Tak hanya alam, sisi artistik Bali juga disaksikan melalui pertunjukan Tari Barong. Gerakan dinamis dan filosofi pertempuran antara kebajikan dan keburukan dalam tarian tersebut memberikan wawasan baru bagi siswa mengenai kekayaan seni pertunjukan Indonesia.
Sebelum kembali ke kediaman, rombongan menyempatkan diri singgah di Toko Joger, pusat kata-kata unik dan kreatif yang menjadi ikon kreativitas Bali. Selain itu, beberapa destinasi populer lainnya turut dikunjungi guna melengkapi pengalaman edukatif para siswa selama di Pulau Dewata.
Perwakilan guru pendamping menyampaikan bahwa agenda ini bukan sekadar rekreasi, melainkan bagian dari metode pembelajaran luar kelas.
“Kegiatan ini diharapkan mampu memperluas wawasan siswa, mempererat kebersamaan, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air melalui pengamatan langsung terhadap keberagaman budaya dan sejarah bangsa,” ungkapnya.
Dengan berakhirnya kunjungan di Bali, rombongan MA Sunan Prawoto membawa pulang kenangan dan pengetahuan baru yang diharapkan dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.